Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Pneumonia Menggunakan Metode Certainty Factor dan Fuzzy Logic Tsukamoto Berbasis WEB
DOI:
https://doi.org/10.35134/komtekinfo.v8i2.106Keywords:
Paru-paru, Pneumonia, Sistem Pakar, Certainty Factor, Fuzzy Logic Tsukamoto, Berbasis WebAbstract
Paru-paru merupakan salah satu organ vital pada tubuh manusia. Memiliki fungsi utama sebagai alat pernafasan manusia dengan memasukkan oksigen dari udara luar melalui mulut dan hidung ke dalam aliran darah dan didistribusikan ke seluruh bagian sel, ketika sel bekerja maka akan menghasilkan gas buangan berupa karbondioksida. Pneumonia atau yang biasa disebut dengan paru-paru basah ini merupakan infeksi yang menyerang jaringan paru-paru. Pneumonia bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, ataupun jamur. Dikarenakan gejala penyakit pneumonia ini mirip dengan gejala flu, maka banyak orang yang seringkali terlambat menyadari atau bahkan membiarkannya saja. Metode Certainty Factor dan Fuzzy Logic Tsukamoto memiliki kecocokan dengan permasalahan yang ada pada penyakit Pneumonia, dimana penyakit Pneumonia ini sulit dikenali oleh masyarakat karena mirip dengan gejala infeksi saluran pernapasan lainnya, seperti flu dan bronkitis. Metode Certainty Factor dan Fuzzy Logic Tsukamoto ini sangat cocok digunakan untuk sistem pakar yang mendiagnosa suatu penyakit yang belum pasti.
References
K. Jl, L. Begalung, and P. Sumatera, “Universitas Putra Indonesia " Yptk ",” no. 0751, p. 776666, 2020.
A. I. Falatehan, N. Hidayat, and K. C. Brata, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Hati Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Berbasis Android,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput. Univ. Brawijaya, vol. 2, no. 8, pp. 2373–2381, 2018, [Online]. Available: http://j ptiik.ub.ac.id/index.php/j ptiik/article/view/1773.
R. Moch, “identifiaksi penyakit pad tanaman pakcoy,” 2019.
D. I. Lesmana, “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Pneumonia Dengan Penelusuran Forward Chaining Menggunakan Metode Certainty Factor,” Pelita Inform. Budi Darma, vol. 26, no. 2301– 9425, pp. 21–24, 2017.
E. Warganegara, “Pneumonia Nosokomial: Hospital-Acquired, Ventilator-Associated, dan Health Care-Associated,” J. Kedokt. Unila, vol. 1, no. 3, pp. 612–618, 2017.
S. Sitohang and R. Denson Napitupulu, “Fuzzy Logic Untuk Menentukan Penjualan Rumah Dengan Metode Mamdani (Studi Kasus: Pt Gracia Herald),” J. ISD, vol. 2, no. 2, 2017.
A. Riadi, “Penerapan Metode Certainty Factor Untuk Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Diabetes Melitus Pada Rsud Bumi Panua Kabupaten Pohuwato,” Ilk. J. Ilm., vol. 9, no. 3, pp. 309–316, 2017, doi: 10.33096/ilkom.v9i3.162.309- 316.
A. Sucipto, Y. Fernando, R. I. Borman, and N. Mahmuda, “Penerapan Metode Certainty Factor Pada Diagnosa Penyakit Saraf Tulang Belakang,” J. Ilm. FIFO, vol. 10, no. 2, p. 18, 2019, doi: 10.22441/fifo.2018.v10i2.002.
K. R. Ririh, N. Laili, A. Wicaksono, and S. Tsurayya, “Studi Komparasi dan Analisis Swot Pada Implementasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) di Indonesia,” J. Tek. Ind., vol. 15, no. 2, pp. 122–133, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.undip.ac.id/index.p hp/jgti/article/view/29183.
T. S. Waruwu and S. Nasution, “Pengembangan Keamanan Web Login Portal Dosen Menggunakan Unified Modelling Languange (UML),” J. Mahajana Inf., vol. 3, no. 1, pp. 34–40, 2018.
I. Akil, “Rekayasa Perangkat Lunak Dengan Model Unified Process Studi Kasus: Sistem Informasi Journal,” J. Pilar Nusa Mandiri, vol. 12, no. 1, p. 11, 2016.
K. Kawano, Y. Umemura, and Y. Kano, “ Field Assessment and Inheritance of Cassava Resistance to Superelongation Disease 1 ,” Crop Sci., vol. 23, no. 2, pp. 201– 205, 1983, doi: 10.2135/cropsci1983.0011183x00 2300020002x.
E. Elisa and N. Azwanti, “Rekayasa Perangkat Lunak Untuk Jasa Pindah Berbasis Web,” Rang Tek. J., vol. 2, no. 2, 2019, doi: 10.31869/rtj.v2i2.1430.
Y. I. Maulana, “Perancangan Perangkat Lunak Sistem Informasi Pendataan Guru Dan Sekolah (SINDARU) Pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan,” J. Pilar Nusa Mandiri, vol. 13, no. 1, pp. 21–27, 2017.
N. Novianti, D. Pribadi, and R. A. Saputra, “Sistem Pakar Diagnosa Pulmonary TB Menggunakan Metode Fuzzy Logic,” J. Inform., vol. 5, no. 2, pp. 228–236, 2018, doi: 10.31311/ji.v5i2.3927.
K. Karimah, Z. I. Nikmah, S. K. Aditya, and E. G. Wahyuni, “Aplikasi Web Untuk Pendeteksi Penyakit Paru–Paru Menggunakan Metode Certainty Factor,” Semin. Nas. Inform. Medis, pp. 86–91, 2019.
S. Syahnandar, R. Hidayatullah, N. Rubiati, and R. Kurniawan, “Implementasi Fuzzy Logic Penentuan Kelayakan Karyawan Mendapat Reward Ditoko Roti Mengunakan Metode Tsukamoto,” I N F O R M a T I K a, vol. 10, no. 2, p. 56, 2019, doi: 10.36723/juri.v10i2.116.
S. Pakar and F. Tsukamoto, “Sistem Pakar Berbasis Logika Fuzzy Tsukamoto Untuk Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Tanaman Tebu,” e-jurnal JUSITI, vol. 6, pp. 1–9, 2017, [Online]. Available: http://garuda.ristekdikti.go.id/docu ments/detail/1076882.
J. Razky, S. Rini, and Mandala Eka Praja Wijata, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pneumonia Pada Anak Menggunakan Metode Case Based Reasoning,” Sainteks, vol. 6, no. ISBN : 978-602-52720-1-1, pp. 868–872, 2019.
J. Oc, “Fuzzy Logic Untuk Penyakit Kolesterol Dalam Pengambilan Golongan Obat,” J. Teknol. Dan Open Source, vol. 2, no. 2, pp. 45– 53, 2019, doi: 10.36378/jtos.v2i2.358.
A. K. Yustina Retno Wahyu Utami, Siti Rochana, “Implementasi Fuzzy Logic Dalam Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Penyakit Kanker Serviks,” J. Ilm. SINUS, vol. 15, no. 1, pp. 27–38, 2017, doi: 10.30646/sinus.v15i1.259.
F. I. Mevung et al., “Diagnosis Penyakit Kejiwaan Menggunakan Metode Certainty Factor,” Pros. Semin. Ilmu Komput. dan Teknol. Inf., vol. 2, no. 1, pp. 374–380, 2017.
E. G. Wahyuni and A. S. Ramadhan, “Aplikasi Diagnosis Tingkatan Pneumonia dan Saran Pengobatan dengan Fuzzy Tsukamoto,” J. Nas. Tek. Elektro dan Teknol. Inf., vol. 8, no. 2, p. 115, 2019, doi: 10.22146/jnteti.v8i2.500.
Y. Ferdiansyah and N. Hidayat, “Implementasi Metode Fuzzy - Tsukamoto Untuk Diagnosis Penyakit Pada Kelamin Laki Laki,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 12, pp. 7516–7520, 2018


