Penerapan Metode Naïve Bayes Dalam Mengklasifikasi Penyakit ISPA di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.35134/komtekinfo.v11i4.541Keywords:
teknologi informasi, machine learning, naive bayes, ISPA, puskesmasAbstract
Perkembangan teknologi indonesia yang semakin pesat telah menandakan adanya perubahan transisi pada era kehidupan manusia yang baru Kemajuan teknologi memberikan dampak terhadap berbagai macam bidang, khususnya pekerjaan didalam dunia kesehatan seperti di Rumah Sakit. Salah satu penyakit yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau yang kita sering sebut ISPA merupakan infeksi yang terjadi pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. Kejadian penyakit batuk pilek pada balita di Indonesia diperkirakan 3 sampai 6 kali per tahun, yang berarti seorang balita rata- rata mendapat serangan batuk pilek sebanyak 3 sampai 6 kali setahun. Selain itu dari virus dan bakteri banyak factor-faktor penyebab terjadinya infeksi yaitu salah satunya dari asap rokok, system kekebalan tubuh pada anak-anak, dan lanjut usia yang sangat lemah membuat mereka semakin rentan terhadap serangan virus atau bakteri yang menyebabkan gejala infeksi. ISPA menjadi salah satu penyakit terbanyak yang diderita oleh anak-anak, baik dinegara berkembang maupun dinegara maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi penyakit ISPA di Puskesmas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Naïve Bayes. Naïve Bayes dipilih karena merupakan salah satu dari metode pengklasifikasian yang simpel dan efisien. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data dari kasus ISPA yang ada pada Puskesmas Muaro Bodi dengan total mencapai 2.678 kasus. Dari 21 Responden didapat hasil pengolahan menggunakan metode Naïve Bayes yang terdiri dari 6 Responden ISPA Berat, 8 Responden ISPA Ringan dan 7 Responden Tidak ISPA. Tujuan akhir dari proses Klasifikasi penyakit ISPA dengan presentase kelas Penyakit ISPA lebih besar dari kelas Tidak ISPA. Maka dapat dinyatakan model proses Naïve Bayes termasuk layak digunakan sebagai penentuan hasil keputusan yang baik dalam hal prediksi dan klasifikasi.
References
Ananda Mustari, K., Assiroj, P., Hartati, B., & Samuel, F. (2024). Implementasi Data Mining Pada Instansi Pemerintahan (Systematic Literature Review). In Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika (Vol. 8, Issue 3).
Wijaya, S., Rizkiyah, A. D., Kesehatan, F., Nahdlatul, U., & Surabaya, U. (2024). Penggunaan Teknologi Pada Manajemen Sumber Daya Manusia Di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(3), 35–47. Https://Doi.Org/10.62017/Jkmi
Hidayatullah, W., & Darmawan Bakti, L. (2023). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Ispa Menggunakan Metode Naïve Bayes Berbasis Web Pada Puskesmas Teratak. 2(1), 32–42.
Indhira, S., & Hendrik, B. (2023). Penerapan Algoritma Decession Tree C4.5 Untuk Diagnosa Penyakit Ispa Pada Puskesmas Sabak Auh. 1(2), 6–9
Nugroho, F., & Prambodo, Y. L. (2022). Pendeteksian Penyakit Limfadenopati Dengan Menerapkan Metode Naive Bayes. Journal Of Computer System And Informatics (Josyc), 3(4), 199–204. Https://Doi.Org/10.47065/Josyc.V3i4.1997
Yuliana, Y., Paradise, P., & Kusrini, K. (2021). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ispa Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier Berbasis Web. Csrid (Computer Science Research And Its Development Journal), 10(3), 127. Https://Doi.Org/10.22303/Csrid.10.3.2018.127-138
Indah Prasasti, M., & Normawati, D. (2023). Sistem Pakar Deteksi Dini Status Stunting Pada Balita Menggunakan Metode Naive Bayes. 7(3), 1276–1286. Https://Doi.Org/10.30865/Mib.V7i3.6443
Widiastuti, N., Hermawan, A., & Avianto, D. (2023b). Implementasi Metode Naïve Bayes Untuk Klasifikasi Data Blogger. Jipi (Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Informatika), 8(3), 985–994. Https://Doi.Org/10.29100/Jipi.V8i3.3713
Li, C., Chen, L., Wu, S., Mo, Y., & Chen, L. (2021). In Weather Website. Application Researchof Naive Bayes Algorithm Based On Dikk In Weather Website. Https://Doi.Org/10.1109/Hpcc-Dss-Smartcity-Depends
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Komtekinfo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


